Kamis, 04 Juli 2024

Dengar Murottal Pake Audio Digital Player, Masih OK-kah?


Beberapa waktu yang lalu muncul iklan di media sosial yaitu sebuah produk digital player untuk memutar murottal dan beberapa video Islami. Konsepnya sederhana, file audio atau video disimpan dalam media penyimpanan SD Card dan dijalankan oleh player tersebut. Bahasa kerennya adalah ADP (Audio Digital Player)

Konsep itu bisa diadaptasi ke sebuah audio player umum dengan SD Card yang diisi dengan murottal atau video juga yang didapat dari hasil download. Tentunya dengan begitu harga bisa lebih terjangkau. Jadi sebenarnya yang bikin harganya mahal bukannya perangkat atau device-nya namun isi dari device-nya itu.

Saat ini aku punya sebuah player yang lumayan oke lah. Bisa dipasangi SD Card buat muter MP3/MP4, ngerekam suara, baterai OK, tidak butuh paket data atau biaya untuk akses internet, dan ada bluetooth untuk koneksi audionya juga, cuma kurangnya adalah tidak bisa menyetel radio dan tentu saja tidak bisa melakukan streaming.

Pada player tersebut aku isi murottal yang bisa di-download gratis di-internet dan tentu saja karena aku hanya butuh audionya saja maka nantinya hanya akan memasukkan file MP3. Dengan SD Card yang berkapasitas 32 GB maka bisa diisi lumayan banyak.

Download Murottal Gratis

Beberapa waktu yang lalu aku bawa buat olahraga. Dikoneksikan ke earphone Kiip DTS-10 maka suaranya menjadi lebih sip dibandingkan berharap dengan speaker internal yang kecil banget itu dan tentu saja membawanya lebih ringan dibandingkan harus membawa ponsel. 


Jadi kesimpulannya bagaimana? Bagi aku yang hanya menggunakannya untuk mendengar murottal atau mungkin bisa diisi dengan lagu-lagu favorit yang ever-lasting maka enak banget digunakan.

Namun bagi penikmat musik yang biasa mengikuti lagu-lagu terbaru sepertinya kurang pas sebab akan sangat merepotkan kalo harus download dulu terus mindahin ke SD Card. Sebaiknya untuk teman-teman yang masuk kategori ini sih pake device yang bisa streaming sepertinya lebih praktis.

0 comments:

Posting Komentar